Jatuh Cinta pada Gunung Gyeryongsan yang Dihiasi Bunga Besi yang Bermekaran" (Program Ekowisata Taman Nasional Gyeryongsan)

Solusi Snapshot
program ekowisata
Korea National Park Service

Peran taman nasional sebagai ruang untuk merespon krisis iklim menjadi penting. Program ekowisata di dalam taman-taman nasional ini sedang ditata ulang sebagai alat untuk pengelolaan pemanfaatan berkelanjutan, mendukung konservasi taman dan keberlanjutan lokal. Inisiatif ini memberikan visi yang penuh harapan untuk masa depan taman nasional dan daerah sekitarnya melalui keterlibatan lokal yang kolaboratif.

Situs pembakaran tembikar Hakbong-ri di Gyeryongsan adalah lokasi warisan budaya yang signifikan, yang menampilkan tradisi keramik Korea dari abad ke-14 hingga ke-16. Sebagai situs penggalian berskala besar untuk peralatan Buncheong dengan lapisan bawah berwarna coklat besi, situs ini mencerminkan kebangkitan gaya yang luar biasa selama kemundurannya pada pertengahan abad ke-16.

Program ini dirancang untuk mendorong pengelolaan yang bertanggung jawab atas taman nasional dan situs warisan lokal. Program ini mendorong warga negara-termasuk penduduk setempat-untuk mengenali nilai situs melalui pemikiran sistem yang menghubungkan individu, taman nasional, dan komunitas yang lebih luas, sambil membina kemitraan regional yang aktif.

Pembaruan terakhir: 28 Nov 2025
12 Tampilan
Konteks
Tantangan yang dihadapi
Kurangnya kesadaran masyarakat dan pengambil keputusan
Skala implementasi
Lokal
Subnasional
Ekosistem
Ruang hijau (taman, kebun, hutan kota)
Tema
Pengetahuan tradisional
Lokasi
Banpo-myeon, Gongju-si, Chungcheongnam-do, Korea Selatan
Asia Timur
Dampak

Sejak diluncurkan pada bulan April 2025, program ini telah menyelesaikan 10 sesi dengan total 156 peserta. Evaluasi pasca program yang menilai perubahan pemahaman dan kesadaran peserta terhadap taman nasional dan nilai-nilai budaya daerah menunjukkan bahwa lebih dari 98% peserta memberikan tanggapan yang sangat positif dan menyatakan tingkat kepuasan yang tinggi.

Di dalam negeri, persepsi tentang taman nasional telah bergeser dari hanya dilihat sebagai tempat wisata atau landmark menjadi lebih dikenal sebagai tempat perlindungan dan konservasi. Pergeseran ini telah memicu minat baru terhadap taman nasional serta warisan budaya dan seni regional. Pusat Promosi Cheolhwa Buncheong telah menjadi lebih aktif, berkontribusi pada kebangkitan pertemuan lokal yang berfokus pada peralatan Buncheong yang dilukis dengan cat besi. Sebagai hasilnya, hubungan sejarah dan budaya antara Gunung Gyeryongsan dan daerah sekitarnya telah ditegaskan kembali, dan jaringan komunikasi multilateral telah dibangun di dalam masyarakat. Hubungan yang saling menguntungkan telah terjalin antara taman nasional dan wilayah sekitarnya. Dengan menarik pengunjung dari daerah yang ramai di taman nasional ke wilayah tersebut, program ini telah membantu mengurangi tekanan lingkungan terhadap taman nasional sambil mempromosikan nilai budaya yang unik dari daerah setempat. Pendekatan ini diharapkan dapat lebih meningkatkan pengakuan dan signifikansi taman nasional dan situs tempat pembakaran tembikar.

Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global (Global Biodiversity Framework (GBF))
Target GBF 11 - Memulihkan, Memelihara, dan Meningkatkan Kontribusi Alam bagi Manusia
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
SDG 13 - Aksi iklim
Terhubung dengan kontributor